Hati-hati, 7 Hal Ini Bisa Memicu Pertengkaran dalam Hubungan

Setiap hubungan percintaan pasti melibatkan pertengkaran di dalamnya. Bahkan lebih sering terjadi ketika pasangan sering bertengkar justru semakin lama mereka bersama.

Pertengkaran kecil mungkin bisa dianggap hal konyol, namun buruknya apabila pertengkaran terjadi dalam waktu yang panjang karena beberapa hal yang cukup berat. Untuk mengetahui apakah pertengkaran dalam hubungan percintaan berada di titik normal dan tidak, jangan langsung mengambil keputusan untuk langsung mengakhirnya.

Seperti dilansir dari laman Gurl, Senin (04/01/2016), berikut delapan pertengkaran umum dalam pasangan, yang benar-benar perlu diwaspadai.

1. Telepon genggam juga sosial media

Pertengkaran ini sering terjadi karena pasangan memeriksa isi telepon, facebook, panggilan masuk dan keluar pada telepon genggam pasangan, hingga email dan sosial media lainnya.

Mengintip atau memeriksa barang-barang pribadi pasangan dengan cara tersebut menunjukkan tidak adanya kepercayaan dalam suatu hubungan. Padahal, aspek utama dalam hubungan ialah kepercayaan.

Jika melakukannya sesekali tidak menjadikan hal tersebut masalah besar, namun yang sering terjadi pada pasangan hingga berebut bahkan bertengkar, dan itu hal yang perlu diubah.

2. Meributkan pakaian yang dikenakan pasangan

Para wanita begitu memerhatikan penampilannya. Tak hanya itu kebanyakan wanita selalu mengikuti mode pakaian terbaru sesuai dengan kesukaannya.

Tapi hal ini dapat memicu pertengkaran dalam hubungan wanita dengan pasangannya, sering kali para pria tidak mengizinkan pasangannya mengenakan pakaian seperti rok atau tank top dengan alasan terlalu terbuka atau karena takut dilirik oleh pria lain.

Berjuta alasan pria saat mengomentari atau mengkritik pakaian pasangannya sehingga membuat pertengkaran yang sebenarnya tidak ada gunanya

3. Keasyikan bermain game

Pada umumnya para wanita sangat tidak menyukai pasangannya terlalu asik dengan permainan yang mereka miliki. Dan, tak sedikit wanita yang mengakhiri hubungan dengan pasangan karena games.

Mereka mengakui bahwa terlalu berkonsentrasi si pasangan dengan gamenya mengakibatkan komunikasi mereka tidka efektif lagi.

4. Tidak mengangkat panggilan telepon atau sms

Di tengah kegiatan ataupun aktivitas yang sibuk terkadang salah satu dari pasangan tidak dapat mengangkat telepon atau membalas sms, dan hal ini sering dijadikan alasan pasangan untuk berkelahi dan menyalahkan pasangan.

 
5. Canda Membawa Bencana

Saat hendak bercengkrama atau melakukan canda bersama terkadang salah satu dari pasangan tidak sengaja melontarkan kata-kata meledek yang membuat hati pasangannya tersinggung.

Jika hal ini terjadi pada Anda dan pasangan, lakukan permintaan maaf sesegera mungkin untuk menghindari pertengkaran atau rasa emosional yang berlebih.

6. Terlalu lama menghabiskan waktu dengan teman atau keluarga

Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, namun terkadang para pasangan tidak menerapkan konsep ini dalam hubungannya.

Ketika salah satu dari pasangan menghabiskan waktu untuk pergi dengan temannya terkadang pasangan tidak menerima dengan besar hati, malahan tak sedikit mereka yang melihat pasangannya pergi dengan temannya selalu memancing argumen agar ia kembali untuk menghabiskan waktu berdua saja.

Buruknya apabila pasangan Anda memiliki rasa tidak suka ketika Anda sedang menghabiskan waktu bersama keluarga Anda. Hal tersebut menandakan bahwa pasangan Anda mungkin tidak menaruh rasa percaya terhadap Anda.

7. Melarang atau menolak

Saat Anda mengatakan 'tidak' pada pasangan karena sesuatu hal, sebagian besar pasangan tidak merasakan kenyamanan.

Misal saat menolak berhubungan seksual atau meminta izin untuk melakukan sesuatu hal, dengan kata 'tidak' sebagai larangan atau penolakan pun dapat memicu pertengkaran antara Anda dan pasangan.

Untuk menghindarinya ajak berdiskusi sejenak untuk membuat suatu keputusan bersama, bukan dengan keputusan sepihak saja, karena hal itu dapat menyebabkan perasaan pasangan tidak dihargai.

loading...
loading...
Facebook Twitter Google+
Back To Top